Nilai tukar Dollar AS Mengalami Penurunan Setelah Dirilisnya Data GDP China

Tuesday, January 17th, 2012 11:23:43

question

Indeks nilai tukar Dollar pada sesi perdagangan Asia mengalami penurunan pada hari Selasa ini, setelah ekonomi China menunjukkan adanya pertumbuhan yang lebih cepat di bandingkan perkiraannya untuk kuartal keempat tahun 2011.

ICE dollar index, yang mengukur nilai tukar dollar terhadap enam mata uang utama dunia, diperdagangkan pada 81.268 di sesi perdagangan Asia hari selasa, bandingkan dengan sesi perdagangan Eropa pada hari senin kemarin, yaitu 81,436.

Data yang dirilis hari Selasa tersebut menunjukkan bahwa ekonomi China mengalami pertumbuhan sebesar 8,9 persen pada kuartal keempat tahun 2011 di bandingkan tahun lalu.

GDP China sebenarnya masih mengalami penurunan di bandingkan kuartal sebelumnya yaitu 9,1 persen, tetapi hasil yang dirilis saat ini menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan yang besarnya adalah 8,6 persen.

Data yang dirilis tersebut sedikit menghapus kekhawatiran pelaku pasar bahwa permasalahan ekonomi Eropa memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi China.

Berbeda dengan krisis ekonomi yang terjadi di AS, krisis ekonomi yang terjadi di Eropa sulit untuk pulih dalam waktu cepat, sehingga hal tersebut secara perlahan-lahan akan membuat ekonomi dunia, termasuk China akan cenderung melambat.

Dengan demikian resiko downgrade rating kredit Eropa, juga masih akan terus berlanjut, dan perlambatan ekonomi juga masih akan terus berlangsung.

Untitled Document


The Market Quotes Powered By Forexpros, the Forex, Futures, and Stock Markets Portal.
MORE TOP STORIES more
MOST POPULAR