Laba Kuartalan Wells Fargo Naik 20%

Wednesday, January 18th, 2012 13:36:12

Kemantapan bisnis mortgage yang dijalankan, pinjaman komersial yang lebih tinggi dan peningkatan deposito mengangkat keuntungan kuartal keempat Wells Fargo sebesar 20%.

Bank yang berbasis di San Fransisco pada Selasa (17/1) melaporkan selama kuartal terakhir 2011 bisnis mortgage-nya melonjak 35% dibandingkan dengan kuartal ketiga, menjadi $120 miliar.

Total kredit yang disalurkan selama kuartal tersebut naik menjadi $769,6 miliar, atau naik 2% dari tahun sebelumnya. Wells Fargo, bank pemberi pinjaman konsumsi terbesar di AS, melaporkan kenaikan 2% pada pinjaman komersial, menjadi $5,6 miliar.

Sebagian besar dari pertumbuhan tersebut berasal dari bisnis baru, Chief Financial Officer Tim Sloan mengatakan dalam sebuah wawancara. “Kami telah melihat peluang bagus untuk mengembangkan bisnis pinjaman komersial untuk waktu yang lama,” katanya. “Kami berpikir ada banyak peluang di sana, dan akan terus berlanjut.”

Pinjaman komersial kini mencapai 40% dari keseluruhan portofolio Wells Fargo, membantu perusahaan untuk menyeimbangkan pendapatan dan penyebaran resikonya.

Bank juga diuntungkan karena lebih banyak nasabah yang membayar utangnya tepat waktu. Penghapus bukuan Wells Fargo atas piutang tidak tertagih sebanyak $2,6 miliar, termasuk $2,17 miliar dalam pinjaman konsumsi. Jumlah tersebut menurun dari $3,84 miliar pada tahun sebelumnya, tapi agak lebih besar ketimbang kuartal ketiga 2011.

Laba bersih Wells Fargo untuk kuartal ketiga naik menjadi $4,11 miliar, atau 73 sen per saham, dibandingkan dengan $3,41 miliar, atau 61 sen per saham, pada periode tahun sebelumnya.

Pendapatan dilaporkan turun 4% menjadi $20,61 miliar dari $21,49 miliar di tahun sebelumnya.

Analis, secara rata-rata, memperkirakan laba bersih sebesar 72 sen per saham, dengan total pendapatan sebesar $20 miliar.

Angka tersebut kontras dengan hasil keuangan perbankan besar lainnya, terutama Citigroup Inc, yang mencatatkan hasil keuangan yang tidak mengembirakan. Citi dan perbankan besar lainnya lebih banyak bergantung pada perdagangan di Wall Street dan bisnis di luar negeri, yang terimbas oleh volatilitas pasar dan krisis utang Eropa. Sedangkan bagi Wells Fargo yang bisnisnya terkonsentrasi di AS, diuntungkan dari membaiknya kondisi ekonomi dalam negeri secara perlahan-lahan dan membaiknya sentimen konsumen.

Untuk keseluruhan tahun 2011, Wells Fargo membukukan laba bersih sebesar $15,87 miliar, atau $2,82 per saham. Angka ini naik dari $12,36 miliar, atau $2,21 per saham pada 2010. (AP)

Untitled Document


The Market Quotes Powered By Forexpros, the Forex, Futures, and Stock Markets Portal.
MORE TOP STORIES more
MOST POPULAR