Tuesday, January 17th, 2012 10:13:18

Ada harapan yang begitu tinggi bagi Citigroup ketika merilis laporan earnings kuartal keempat nanti malam (17/1), bisa memberi petunjuk terhadap rencana pembagian dividen dan buyback sahamnya.
Citigroup diharapkan bisa menghasilkan 50 sen per saham, dengan menempatkan EPS 2011 sebesar $3,83, mencerminkan adanya kenaikan pertumbuhan earnings sebesar 9% pada 2011.
Namun demikian, pendapatan pada kuartal terakhir diperkirakan untuk tumbuh dibawah hanya 1% saja menjadi $18,5 miliar, atau sebesar $79,7 miliar untuk keseluruhan tahun 2011, tapi masih 8% dibawah dari level tahun sebelumnya, menurut forecast dari Reuters. Forecast tersebut menunjukkan bahwa Citigroup akan membukukan kinerja keuangan yang paling baik sejak 2006.
Ekspektasi laba yang lebih tinggi dan rendahnya pendapatan mencerminkan strategi multi tahun Citi untuk mengurangi kerugian pada bisnis mereka di AS dengan mengalihkannya pada emerging market. Sebagian besar dari pendapatan Citigroup berasal dari pasar berkembang, dengan 37% dari penjualan berasal dari Amerika Utara pada kuartal ketiga 2011. Dalam profitabilitas, Citigroup telah menyebrangi Rubicon. Emerging market menyumbang 55% dari $12,4 miliar pada laba bisnis inti Citigroup, dalam sembilan bulan pertama 2011.
Pada Desember 2011, Citigroup mengumumkan rencana restrukturisasi untuk mengurangi 4.500 pekerjanya pada kuartal berjalan, atau 1,5% dari total angkatan kerjanya. Langkah ini diharapkan bisa meminimalisir pengeluaran sebesar 5%. Restrukturisasi ini akan menimbulkan biaya sebesar $400 juta dalam earnings. Selain itu, manajemen pernah memperkirakan adanya kerugian sebesar $500 juta yang berasal dari pembalikan keuntungan akuntansi pada spread kredit bank, yang menambahkan $1,9 miliar pada earnings kuartal ketiga.




