Menteri Zona Euro Tolak Tawaran Kreditor Swasta Yunani

Tuesday, January 24th, 2012 10:14:39

question

Para menteri keuangan zona euro pada Senin (23/1) menolak syarat yang diajukan oleh kreditor swasta untuk membantu restrukturisasi utang Yunani, menyebabkan kebuntuan perundingan dan bisa meningkatkan ancaman default Yunani.

Pada pertemuan di Brussels, para menteri keuangan mengatakan mereka tidak bisa menerima tuntutan pemegang obligasi. Kreditor swasta menuntut suku bunga sebesar 4% atas pertukaran obligasi yang jatuh tempo Maret 2012.

Perbankan dan institusi swasta yang diwakili oleh Institute of International Finance (IIF) mengatakan kupon bunga 4% adalah yang paling minimal yang mereka bisa terima bila mereka diharuskan untuk menghapus nilai nominal investasi mereka sebesar 50%.

Sedangkan Yunani mengatakan tidak bersedia untuk membayar kupon bunga melebihi 3,5%, sebuah langkah yang diamini oleh menteri keuangan zona euro.

Ketua negara-negara Eurogroup Jean-Claude Juncker mengatakan Yunani perlu untuk mengejar kesepakatan dengan kreditor swasta, dimana suku bunga pengganti “jelas dibawah 4%.”

Juncker menyatakan: “Pemegang obligasi Yunani perlu untuk melanjutkan negosiasi untuk bisa membawa kupon bunga obligasi baru dibawah 4%, yang berati bunga turun dibawah 3,5% sebelum 2020.”

Tujuan dari restrukturisasi adalah untuk mengurangi beban hutang Yunani sebesar 100 miliar euro ($129 miliar), dan mendorong turun tingkat hutang dari 160% dari PDB menjadi 120% dari PDB pada 2020 — sebuah tingkat yang menurut UE dan IMF mudah bagi Yunani untuk mengelola hutangnya.

Ketidaksepakatan antara pemerintah Yunani dengan IIF meningkatkan resiko kegagalan tercapainya restrukturisasi sukarela antara kreditor swasta dengan pemerintah Yunani — suatu kondisi yang bisa berakibat besar bagi pasar keuangan.

Negosiasi dengan IIF telah berlangsung selama hampir tujuh bulan tanpa adanya terobosan nyata. Kegagalan untuk mencapai kesepakatan pada bulan Maret bisa menyebabkan Athena mengalami gagal bayar, ketika 14,5 miliar euro utang negara itu jatuh tempo. (Reuters)

Untitled Document


The Market Quotes Powered By Forexpros, the Forex, Futures, and Stock Markets Portal.
MORE TOP STORIES more
MOST POPULAR