Friday, January 20th, 2012 10:47:17

Memasuki pembicaraan hari kedua pada Kamis, negosiasi kesepakatan restrukturisasi Yunani dengan kreditor swasta belum membuahkan hasil.
Negosiasi dengan Institute of International Finance, yang mewakili kepentingan kreditor swasta pemegang obligasi pemerintah Yunani, akan dilanjutkan pada Jumat (20/1).
Pembicaraan yang berlangsung di Athena terfokus pada rencana untuk mengurangi nilai obligasi pemerintah Yunani separuhnya.
Kesepakatan itu bisa menyebabkan kerugian signifikan bagi kreditor swasta, yang memiliki lebih dari €200 miliar dari total €300 miliar beban utang Yunani.
Tapi dengan merestrukturisasi utang Yunani bisa menyediakan lebih banyak “sumber daya” bagi negara yang tengah terancam gagal bayar pada Maret nanti.
Kesepakatan ini merupakan syarat utama bagi Yunani untuk menerima dana talangan tambahan dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional. Tanpa dukungan tambahan finansial, Yunani tidak mungkin bisa membayar €14,5 miliar ketika obligasinya jatuh tempo pada 20 Maret.
Berdasarkan isi negosiasi pada bulan Desember, kreditor swasta sepakat secara suka rela me-write-off nilai nominal dari obligasi Yunani sebesar 50%. Sebagai gantinya, investor akan diberikan efek dengan jangka waktu yang lebih lama dan tingkat bunga yang lebih rendah.
Tapi pembicaraan itu mengalami kebuntuan pada pekan lalu ditengah seruan agar porsi write-off kreditor swasta diperbesar hingga 70%. Meskipun dengan kondisi write-off 50%, suku bunga rendah yang investor dapatkan sebagai bagian dari kesepakatan akan diterjemahkan ke dalam pengurangan secara keseluruhan yang lebih besar.
Negosiasi juga terhambat oleh ketidaksepakatan atas ketentuan besaran write-off yang harus ditanggung kreditor swasta. Hal ini penting karena non-voluntary write-off bisa memicu kontrak asuransi yang disebut sebagai credit default swap, suatu perkembangan yang bisa mengacaukan sistem keuangan. (CNN)




