Friday, January 13th, 2012 10:04:55

Presiden AS Barack Obama pada Kamis (12/1) secara resmi memberitahu Kongres bahwa batas utang federal harus ditingkatkan sebesar $1,2 trilyun. Pemberitahuan ini justru datang saat AS tengah berjuang untuk mengatasi utang yang makin membesar dan terjadi pada saat AS tengah bersiap untuk menggelar pemilu pada November nanti.
Pemberitahuan itu disampaikan Obama secara tertulis kepada Ketua DPR John Boehner.
“Pinjaman lebih lanjut dibutuhkan untuk memenuhi sejumlah komitmen,” tulis Obama.
Selanjutnya, Kongres harus mengadakan sidang khusus hingga 15 hari untuk membahas dan memberi keputusan setuju atau tidaknya mereka atas rencana pemerintah itu. Untuk mengingatkan, Kongres AS pada akhir tahun lalu gagal merumuskan cara mengatasi besarnya defisit anggaran di tengah bertambahnya utang pemerintah AS, yang sudah mencapai trilyunan dolar.
Obama pada awalnya ingin mengajukan penambahan utang itu ke Kongres pada 30 Desember 2011. Tapi, baik DPR dan Senat saat itu meminta agar ditunda hingga masa reses berakhir.
Sambil menunggu pembahasan dari Kongres, pemerintah melalui Departemen Keuangan mengandalkan kas cadangan, yang disebut sebagai Exchange Stabilization Fund, yang memiliki persediaan dolar sebesar $22,7 miliar.
Seorang pejabat Departemen Keuangan juga mengungkapkan bahwa bisa saja pemerintah untuk sementara menangguhkan dulu pembiayaan sejumlah program, seperti dana pensiun, hingga Kongres menyetujui proposal tambahan utang dari pemerintah. (Reuters)




